Grand Final Penobatan Duta Baca UMGo 2019

 

 Duta Baca Putra dan Putri UMGo terpilih tahun 2019

UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Gorontalo kembali menyelenggerakan event tahunan Penobatan Duta Baca UMGo, Selasa 17 Desember 2019 di gedung indoor David Bobihoe Akib Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Acara ini dibuka langsung oleh Direktur UPT Perpustakaan Dr. Hj. Saida Gani, M.Sos.I selaku ketua panitia penyelenggara. dalam laporannya dikatakan pemilihan duta baca Universitas Muhammadiyah Gorontalo berlangsung selama tiga hari penuh dan kegiatan ini merupakan program kerja yang setiap tahun dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas performance perpustakaan yang telah terakreditasi sesuai standar nasional.

Adapun tujuan utama dilaksanakannya pemilihan duta baca Universitas Muhammadiyah Gorontalo adalah untuk meningkatkan minat baca masarakat gorontalo pada umumnya dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo pada khususnya dan sebagai media literasi informasi menuju revolusi industri 5.0 dengan sumber daya manusia yang kompetitif, kreatif dan inovatif.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Rektor UMGo Dr. dr. H. Isman Yusuf, Sp.S, Kepala PT Telkom Wilayah Gorontalo Indonesia, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Gorontalo, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ketua FPPTI Provinsi Gorontalo, Ketua IPI Provinsi Gorontalo, Para dekan dan wakil dekan pimpinan lembaga biro UPT para dosen dan TPA dan para mahasiswa dan seluruh jajaran perpustakaan.

Selanjutnya Kepala PT Telkom Wilayah Gorontalo Indonesia memberikan pencerahan kepada finalis duta baca yang terpilih dalam sambutannya dikatakan “budaya membaca itu yah dengan membaca dengan membiasakan diri kita membaca melatih kita terhindar dari kepikunan, orang yang terbiasa membaca dan dibarengi dengan menulis insyallah sel-sel otak kita tidak akan melemah”.

Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo dalam sambutannya juga mengatakan “ini memang bagian dari komitmen kita bersama dalam rangka untuk membuat kesehatan literasi dimana kesehatan literasi ada lima indikatornya yang pertama adalah perpustakaan, makanya sebagai wujud saya ingin membuat kampus itu sehat literasinya, maka perpustakaan kita perbaiki sebagai otak dan jantung kampus”.

Setelah rangkain acara demi acara terselesaikan, kini para finalis duta baca kembali merasa tegang dengan hasil pemaparan yang sudah disampaikan. pada akhirnya secara resmi dewan juri memberikan hasil penilaian kepada para finalis. dan akhirnya duta baca untuk kategori putra dan putri umgo tahun 2019 dimenangkan oleh Syarif K. Latarang utusan Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial dan Nurul Fatha utusan Prodi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya.

 

 

Share!